Salat Tarawih: Ibadah Sunnah yang Bersejarah-lembarislam.com

 

Salat Tarawih: Ibadah Sunnah yang Bersejarah-lembarislam.com

Lembarislam.com-Salat Tarawih, ibadah sunnah yang dikerjakan pada bulan Ramadan, memiliki sejarah yang menarik. Berdasarkan kitab "Tharh at-Tatsrib" karya Al-Iraqi, jumlah rakaat salat yang dikerjakan Rasulullah SAW pada malam-malam Ramadan di masjid tidak dijelaskan secara pasti.

Menurut buku "Tuntunan Shalat Sunnah Tarawih" oleh Shabri Shaleh Anwar, Rasulullah SAW pertama kali mengerjakan salat Tarawih pada tanggal 23 Ramadan tahun kedua Hijriyah di Masjid Nabawi. Pada saat itu, ibadah ini dikenal sebagai "qiyam Ramadan".

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW menganjurkan untuk melakukan qiyam Ramadan, tetapi tidak mewajibkannya. Hal ini menunjukkan sifat kehati-hatian dan kasih sayang Nabi kepada umatnya.

Awalnya, Rasulullah SAW tidak selalu mengerjakan salat Tarawih berjamaah di masjid. Terkadang, beliau melakukannya di rumah. Namun, pada suatu malam, beliau bersama para sahabatnya datang ke Masjid Nabawi dan menemukan orang-orang melaksanakan salat dalam berbagai kelompok.

Pada malam berikutnya, lebih banyak orang berkumpul untuk mengikuti salat yang dipimpin oleh Rasulullah SAW. Peristiwa ini diyakini sebagai awal dari salat Tarawih berjamaah.

Istilah "Tarawih" kemungkinan muncul pada masa Khalifah Umar bin Khattab RA. Hal ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran Umar bahwa tindakannya melakukan qiyam Ramadan akan dikira sebagai kewajiban.

Pada masa pemerintahan Umar, salat Tarawih berjamaah kembali dihidupkan. Hingga saat ini, salat Tarawih tetap menjadi salah satu ibadah sunnah yang banyak dikerjakan oleh umat Islam selama bulan Ramadan

Berita ini di kutip dari Sumber: https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-7234937/sejarah-salat-tarawih-pertama-kali-dilakukan-di-masjid-nabawi

Posting Komentar

semoga bermanfaat

Lebih baru Lebih lama